Memasuki minggu kedua pascabanjir besar, banjir sudah surut secara signifikan di sejumlah wilayah Jakarta. Namun untuk kawasan hulu masih tercatat aliran banjir di beberapa titik lokasi. Pemantauan kondisi curah hujan dan potensi banjir dari hulu dan hilir dilakukan bersama-sama antara pemerintah daerah (kota/kabupaten) dengan pemerintah pusat.
KEBUTUHAN MENDESAK
- Pengelolaan tempat pengungsian: sudah banyak didirikan tempat pengungsian dan pos logistik, namun masih memerlukan pengelolaan yang memastikan aspek inklusi, kesehatan dan keamanan.
- Perlengkapan kebersihan pribadi, hygiene kits.
- Peralatan kebersihan pasca banjir: dengan air yang menyurut di beberapa titik, warga sudah mulai melakukan kegiatan bersih rumah dan lingkungan, termasuk sekop, karung goni dan semprot air untuk membersihkan lumpur.
- Kesehatan: paramedis dan persediaan obat, terutama untuk pasien yang mengeluhkan gatal-gatal, demam dan diare.
- Makanan: persediaan makanan masih aman untuk beberapa hari, namun jika kondisi banjir berlangsung lama, maka dapur umum masih membutuhkan pasokan sembako.
RESPONS YEU
Tim respons YEU akan melakukan tanggap darurat banjir hingga 21 Januari 2020. Tim sudah mendaftarkan diri di pos BPBD Bekasi dan Bogor dan melanjutkan asesmen sesuai arahan pos tersebut.
Secara keseluruhan, YEU berada di 5 titik lokasi yang menjadi target intervensi, baik di Bekasi maupun di Bogor:
- Pengungsian yang ditampung di GPIB “Menara Kasih” Jatiasih, Bekasi
- Pengungsian Pos Cenderawasih di Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Bekasi
- Pengungsian yang dikelola oleh Kagama Care di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Bogor
- Asesmen di
- Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Bogor dengan penyintas sekitar 300 jiwa
- Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Bogor dengan penyintas sekitar 100 jiwa
Kegiatan tanggap darurat yang dilakukan YEU di antaranya:
WASH (Water, Sanitation & Hygiene)
- Distribusi paket kebersihan diri kepada 317 keluarga yang berada di pengungsian GPIB Menara Kasih (269 paket) dan Pos Cenderawasih (48 paket).
- Distribusi paket perlengkapan kebersihan yang terdiri dari 20 sekop, 434 lembar karung plastik, 48 pembersih lantai (disinfektan) dan 1 gerobak sorong dan telah didistribusi di 3 titik pengungsian di GPIB, Cenderawasih dan pos Kagama Care.
Shelter:
- 193 alas tidur didistribusikan kepada pengungsian pos Kagama Care (150 buah) dan pos Cenderawasih (43 buah).
- Distribusi 1 mesin pompa air untuk pengungsian GPIB Menara Kasih dan 1 buah genset di pos Cenderawasih
- Dukungan untuk kegiatan dapur umum melalui distribusi total 220 bungkus makanan yang diberikan selama 4 hari di pos GPIB Menara Kasih.
- 1 kali pertemuan terkait pengelolaan kamp pengungsian yang diikuti oleh 50 penyintas (satu orang adalah penyandang disabilitas)
NFI (Non-Food Item):
- 30 kotak masker didistribusi di 2 titik pengungsian.
RENCANA KE DEPAN
Berdasarkan asesmen pada 11-12 Januari 2020, kegiatan YEU hingga 21 Januari akan difokuskan untuk:
- Pengelolaan kamp pengungsian
- Melanjutkan distribusi terpal, alas tidur, alat kebersihan
- Distribusi hygiene kits
- Melengkapi fasilitas MCK (mandi, cuci dan kakus) supaya memenuhi standar kesehatan di masa darurat
- Distribusi logistik dapur umum, termasuk bahan makanan
JEJARING DAN KOORDINASI
- HFI, Jakomkris, Pelkesi, GPIB Menara Kasih, Posko Kagama Care
KONTAK
Anastasia Maylinda (telp.: +62 812-1560-898 , email: maylinda_yeu@yahoo.com)
Rekening Donasi:
Bank Mandiri a.n Yakkum Emergency Unit
KCP Yogyakarta Adisucipto
No rekening 137-000-524815-4
Swift Code BMRIIDJA