Berita

Laporan Situasi #1 Dukungan Tanggap Darurat Kepada Penyintas Banjir Jabodetabek

23 Desember 2020

BMKG mencatat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Jawa Barat, terutama Kota Bogor dari tanggal 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 yang menyebabkan tinggi muka pintu air Katulampa

Data BNPB per tanggal 4 Januari 2020 mencatat 60 orang korban meninggal dan 92.261 orang penyintas yang berasal dari 308 kelurahan di 103 kecamatan yang tersebar di Kota Jakarta, Kabupaten Lebak, Tangerang, Tangerang Selatan, Kota Depok, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Status tanggap darurat telah ditetapkan pemerintah kota/kabupaten terdampak dengan durasi berbeda, mulai dari 7 hingga 14 hari.


KONDISI TERKINI

Memasuki hari kelima pascabanjir besar pada tanggal 5 Januari 2020, banjir mulai surut di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya, sedangkan sebagian besar masih tergenang air. Sebagian warga masih tinggal di tempat pengungsian, dan sebagian sudah memulai proses bersih rumah dan lingkungan.

Pemantauan kondisi curah hujan dan potensi banjir dari hulu dan hilir dilakukan bersama-sama antara pemerintah daerah (kota/kabupaten) dengan pemerintah pusat.


KEBUTUHAN MENDESAK

  1. Kesehatan: paramedis dan persediaan obat, terutama dengan banyaknya pasien yang sudah mengeluhkan gatal-gatal, demam dan diare.
  2. Pengelolaan tempat pengungsian: sudah banyak didirikan tempat pengungsian dan pos logistik, namun masih memerlukan pengelolaan yang memastikan aspek inklusi, kesehatan dan keamanan.
  3. Perlengkapan kebersihan pribadi.
  4. Peralatan kebersihan pasca banjir: dengan air yang menyurut di beberapa titik, warga sudah mulai melakukan kegiatan bersih rumah dan lingkungan, termasuk sekop, karung goni dan semprot air untuk membersihkan lumpur.
  5. Makanan: persediaan makanan masih aman untuk beberapa hari, namun jika kondisi banjir berlangsung lama, maka dapur umum masih membutuhkan pasokan sembako.


RESPONS YEU

YEU melakukan respons untuk durasi 7 hari dengan fokus:

  • WASH (Water and Sanitation Hygiene): distribusi alat kebersihan diri (hygiene kits) dan alat untuk membersihkan rumah dan lingkungan.
  • NFI (Non Food Item): distribusi selimut, matras dan masker kesehatan.
  • Pengelolaan tempat pengungsian, baik yang dikelola warga maupun jemaat.
  • Pengelolaan dapur umum (terutama jika pengungsi masih berada di tempat pengungsiang hingga 7 hari ke depan)


RENCANA KE DEPAN

YEU bekerja sama dengan gereja dan anggota Jakomkris akan melakukan  

  1. Distribusi terpal dan tikar
  2. Kunjungan monitoring kesehatan lansia dan penyandang disabilitas bekerja sama dengan Pelkesi.


JEJARING DAN KOORDINASI

HFI, Jakomkris, Pelkesi, GPIB Menara Kasih, Posko Kagama Care

KONTAK
Anastasia Maylinda (telp.: +62 812-1560-898 , email: maylinda_yeu@yahoo.com)


Rekening Donasi:

Bank Mandiri a.n Yakkum Emergency Unit
KCP Yogyakarta Adisucipto
No rekening 137-000-524815-4
Swift Code  BMRIIDJA

Berita Terkait

Baca Juga Kisah Serupa

Kini, ia tidak lagi ragu menyuarakan pendapat ... Ia merasa ...

Tapanuli Tengah masih tahap pemulihan ketika Andi Joko Prasetyo pertama ...

Kisah Bu Warsilah dan Suara Petani Perempuan di Konferensi Kemanusiaan ...

Dari Program hingga Event, Semua Tercatat

Publikasi YEU menghadirkan informasi lengkap tentang perjalanan, capaian, dan kegiatan yang memperkuat ketangguhan masyarakat.