Berita

Kampanye dan Edukasi Pencegahan Penularan COVID-19 di Lampung Selatan

23 Desember 2020

Sampai dengan tanggal 1 Mei 2020, jumlah kasus terkait COVID-19 di Kabupaten Lampung Selatan telah mencapai 6 orang terkonfirmasi positif, 33 ODP, 7 PDP, 1 orang meninggal dunia dan 1 pasien telah dinyatakan sembuh. Angka tersebut menambah jumlah keseluruhan kasus di Provinsi Lampung menjadi total 50 positif, 32 di antaranya telah diisolasi, 13 telah dinyatakan sembuh dan 5 meninggal dunia. Bandar Lampung, ibukota Provinsi Lampung telah berstatus zona merah akibat lonjakan jumlah kasus dan indikasi terjadinya penularan atau transmisi local, demikian menurut Kementerian Kesehatan melalui situs infeksiemerging.kemkes.go.id pada 28 April 2020. Sebagai sebuah provinsi yang maju, Lampung memiliki beberapa akses masuk utama yang mendukung mobilitas masyarakat yang tinggi antara lain yaitu bandar udara, pelabuhan laut, jalan tol lintas Sumatera dan daerah tujuan wisata serta area sentra bisnis. Setelah ditetapkan sebagai zona merah, pemerintah provinsi dan masing-masing kabupaten termasuk wilayah kerja YEU di Kabupaten Lampung Selatan menerapkan beberapa kebijakan pencegahan penularan, antara lain dengan menutup 5 (lima) akses utama keluar-masuk Kota Bandar Lampung dan pemeriksaan warga yang terduga terpapar melalui pengecekan suhu tubuh, terutama mereka yang berada dekat dengan lokasi tinggal ODP dan PDP.

Sebagai salah satu lembaga kemanusiaan berlatar belakan kesehatan yang memiliki mandate melakukan respon kedaruratan, YEU telah bekerja di Lampung Selatan sejak pelaksanaan respon bencana paska tsunami Selat Sunda awal tahun 2019 lalu dan saat ini tengah melaksanakan program pemulihan ekonomi bagi 103 masyarakat terdampak tsunami di Kecamatan Rajabasa, serta pendampingan pemerintah desa dalam peningkatan kapasitas di bidang kesiapsiagaan terhadap bencana. Dengan adanya pandemic COVID-19 ini, beberapa kegiatan dengan kerjasama bersama pemerintah kecamatan dan desa, kemudian dialihkan juga untuk kampanye dan edukasi pencegahan penularan di level masyarakat.

Berikut beberapa kegiatan pencegahan penularan COVID-19 yang telah dilaksanakan oleh YEU di bulan Maret dan April 2020 lalu, yaitu:

  • YEU diminta untuk melaksanakan edukasi dan kampanye pola hidup bersih dan sehat serta pembuatan dan penggunaan disinfektan ruangan bagi 16 Kepala Desa dan Muspika Kecamatan Rajabasa; sebagai tindak lanjut, Camat Rajabasa menginstruksikan masing-masing desa untuk dapat menggunakan dana desa untuk menyediakan peralatan dan bahan disinfektan ruangan dan melakukan penyemprotan di tempat umum secara rutin, selain itu memastikan pelaksanaan protokol kesehatan demi pencegahan penularan dan memutus rantai COVID-19.
  • Mendistribusikan beberapa peralatan Desa Sukaraja dan Desa Way Muli Timur, yang selama ini menjadi wilayah dampingan YEU, yaitu 4 poster Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan 7 Langkah Cuci Tangan, 32 perlengkapan APD non-medis bagi Satgas COVID-19 yang terdiri dari masker, kacamata pelindung, mantel, sarung tangan dan sepatu boots, serta paket dan alat disinfektan ruangan. Sebagai tindak lanjut, YEU bersama Satgas COVID-19 Desa Sukaraja dan Desa Way Muli Timur juga telah melakukan penyemprotan beberapa tempat umum.

Pandemi ini telah berdampak bagi seluruh elemen kehidupan masyarakat di segala sector, dan untuk pertama kalinya YEU harus mengambil jarak fisik dari masyarakat yang selama ini didampingi demi mengutamakan kesehatan dan keselamatan bersama. Namun, ini bukan berarti YEU berhenti bekerja bersama masyarakat. YEU akan berusaha semampunya untuk tetap mendampingi masyarakat dan mengimplementasikan rencana-rencana program dengan beberapa penyesuaian sebagaimana dianjurkan dan diwajibkan oleh pemerintah dan protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan, bukan saja staf YEU tetapi segenap lapisan masyarakat yang didampingi.

Bersama kita bisa melalui situasi sulit ini.

Berita Terkait

Baca Juga Kisah Serupa

Tujuan dan Agenda Proyek SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action ...

Dalam situasi kebencanaan, risiko kekerasan berbasis gender (KBG) dan pelanggaran ...

Sultan (44 tahun), pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulawesi ...

Dari Program hingga Event, Semua Tercatat

Publikasi YEU menghadirkan informasi lengkap tentang perjalanan, capaian, dan kegiatan yang memperkuat ketangguhan masyarakat.