Berita

General Assembly ACT Alliance 2024 : Hope in Action Together for Justice

19 Desember 2024

General Assembly ACT Alliance 2024 diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 29 Oktober 2024. Acara ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang merupakan anggota ACT Alliance dan berlangsung di Kasultanan Ballroom, Hotel Royal Ambarrukmo. Dengan tema “Hope in Action Together for Justice”, General Assembly ini bertujuan untuk menginspirasi gereja-gereja dan organisasi kemanusiaan di seluruh dunia dalam aksi kemanusiaan.

Gambar 1: Aksi Solidaritas Iklim – Youth Pre-Assembly 


Acara ini berlangsung dari tanggal 26 Oktober 2024 hingga 1 November 2024 di Yogyakarta. Dimulai dengan Youth Pre-Assembly yang diselenggarakan di auditorium Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) selama 2 hari. Dalam Youth Pre-Assembly, para pemuda dari berbagai negara yang tergabung dalam jaringan ACT Alliance berkesempatan untuk bertukar pengetahuan dengan masyarakat lokal terkait dekolonisasi fasilitas kesehatan, praktik-praktik terbaik masyarakat dalam pengurangan risiko bencana, dan adaptasi perubahan iklim. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menggalang antusiasme anak muda untuk berjejaring dan berkolaborasi dalam upaya-upaya preventif memerangi pemanasan global. (Baca juga artikel dari ACT Alliance berjudul Youth pre-Assembly begins in Yogyakarta!)

Gambar 2: Rudelmar Bueno de Faria (kanan) duduk di depan gerobak angkringan berdialog dengan Emele Duituturaga (kiri)

Pada General Assembly, angkringan juga dihadirkan sebagai simbol utama dalam acara ini. Angkringan dianggap sebagai simbol dialog interaktif dalam masyarakat Yogyakarta. Gerobak angkringan ditampilkan selama sesi diskusi panel. Inspirasi diskusi angkringan ini berasal dari pengalaman pribadi Arshinta dan Thorsten saat berkunjung ke Yogyakarta pada tahun 2023, saat mereka beristirahat di angkringan dan melihat interaksi sosial di sana begitu cair dan netral, tanpa terlihat adanya perbedaan kelas sosial di antara para pengunjung. (Baca juga artikel dari ACT Alliance berjudul Angkringan: the power of honest conversation)

Gambar 3: General Assembly ACT Alliance 2024

Pada sesi pembukaan General Assembly di tanggal 29 Oktober 2024, acara dibuka oleh Rev. Prof. Dr. Jerry Pillay,  selaku General Secretary of the World Council of Churches (WCC) dan selaku moderator assembly serta Erik Lysén dari ACT Alliance. Peni Rahaju, selaku Ketua ll Pengurus YAKKUM menyampaikan bahwa sudah saatnya membangun jembatan, bukan dinding. Ia menekankan hal ini mengingat pentingnya kolaborasi antar agama dan antar tradisi untuk kembali ke prinsip ekumenisme dan kerjasama. Melalui kolaborasi, persatuan, dan keragaman dapat memberikan kekuatan yang lebih besar. Ia juga menyoroti bahwa di tingkat global, kita harus bekerja sama untuk mengatasi isu-isu yang berkaitan dengan perubahan iklim, kesenjangan ekonomi, dan pengungsi. Namun, semua upaya tersebut harus dimulai dari tingkat komunitas, di mana perubahan benar-benar dimulai.

Photo Credit: Albin Hillert/ACT Alliance

Berita Terkait

Baca Juga Kisah Serupa

Tujuan dan Agenda Proyek SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action ...

Dalam situasi kebencanaan, risiko kekerasan berbasis gender (KBG) dan pelanggaran ...

Sultan (44 tahun), pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulawesi ...

Dari Program hingga Event, Semua Tercatat

Publikasi YEU menghadirkan informasi lengkap tentang perjalanan, capaian, dan kegiatan yang memperkuat ketangguhan masyarakat.