Lansia Sehat, Sejahtera dan Berdaya: Komitmen YAKKUM untuk Lansia di Indonesia

24 November 2021
Puncak Perayaan HLUN 2021 

Hari Lanjut Usia Nasional atau biasa disingkat HLUN merupakan wujud dari kepedulian dan hari nasional yang diperingati untuk mengapresiasi semangat dan peran strategis lanjut usia di Indonesia. HLUN diperingati setiap tanggal 29 Mei dan tahun ini adalah HLUN yang ke-25 yang diperingati sejak pertama kali diresmikan oleh Pemerintah RI pada tanggal 29 Mei 1996.

Rangkaian Perayaan HLUN 2021 ini turut diselenggarakan oleh  YAKKUM (Yayasan Kristen Untuk Kesehatan Umum) sejak bulan April dan diisi dengan berbagai aktivitas yang melibatkan komunitas-komunitas lansia dampingan unit kerja YAKKUM dan masyarakat luas. Kegiatan tersebut di antaranya adalah Talk Show β€œRS YAKKUM Merawat Lansia dan Kelompok Rentan Lewat Biji Sesawi YAKKUM” di Radio Immanuel Solo, Medical Check Up untuk 1000 Lansia, Lomba Lansia SMART, seminar Daring β€œHolistic Care Lansia Berdaya”, Bakti Sosial Kinesio, Pembuatan Video Edukasi Vaksin COVID-19, pelatihan mengenai alat bantu lansia dan disabilitas, terapi HOPE, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Diperkirakan hingga akhir Juni 2021 akan ada 3000 lansia yang akan mendapatkan manfaat dari program ini. 

Puncak Perayaan HLUN 2021 ditandai dengan peresmian Rencana Pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda Pakem yang memiliki visi:


Komunitas Lanjut Usia Indonesia yang Sehat, Sejahtera dan Berdaya, dengan tagline "Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif)” 

Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Dr. Etty Kumolowati, M.Kes dan Pdt. Simon Julianto sebagai perwakilan Pengurus YAKKUM membuka tirai gorden sebagai simbol diresmikannya rencana pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda.
Bapak Sigit Alifianto, SE, MM, Dinas Sosial Provinsi Yogyakarta, menanam pohon sebagai simbolisasi diresmikannya pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda


Konsep dari pembangunan Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda Pakem ini  adalah untuk menyediakan tempat yang didedikasikan untuk lansia dengan  menyediakan fasilitas aksesibel  yang meliputi aspek kesehatan fisik (layanan kesehatan berupa: SMART Klinik, SMART Sport, Spot Yoga, SMART Salon dan Spa), aspek kesehatan mental (SMART Trainingmulti purpose rooms, pelatihan kader), aspek kesehatan sosial dan budaya (SMART Garden & Farming dan SMART Culture), serta  sarana penunjang lainnya (warung, cafe, penginapan lansia). Penggagas Taman Lansia Terpadu Wisma Bethesda Pakem juga berharap bahwa tempat ini akan menghubungkan pelayanan unit-unit YAKKUM dan terintegrasi dengan komunitas lansia dan organisasi masyarakat lainnya di seluruh Indonesia. Konsep dan rencana pembangunan tersebut dilandaskan dengan semangat untuk melayani dan mendukung terwujudnya lansia yang SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif

Wawancara bersama Ibu Warsiati dari Adiyuswa GKJ Pakem

Β "Saya baru tahu kalau ada pembangunan wisma lansia.Β Saya sih sangat mendukung dan berterima kasih kalau tempatnya bisa digunakan lagi untuk wisma lansia soalnya dulu kan bangunan ini untuk rumah sakit tapi gak terpakai lagi. Sayang kalo liat bangunan gak terpakai,” ungkap salah satu peserta kegiatan, Ibu Warsiati dari Adiyuswa GKJ Pakem.

Rencana pembangunan Taman Lansia Terpadu ini diresmikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan, Dr. Etty Kumolowati, M.Kes dan Pdt. Simon Julianto sebagai perwakilan Pengurus YAKKUM. Staf Ahli Gubernur DIY, Dr. Etty Kumolowati, M.Kes memberikan pesan dalam pidato beliau yaitu mengenai keadaan dari para lansia yang perlu perhatian lebih dan dilakukan pendampingan. Selain itu, diperlukan adanya kerjasama dari berbagai pihak dalam hal pendampingan bagi para lansia dan pemerintah DIY sedang mempersiapkan Rapergub (Rancangan Peraturan Gubernur) yang akan menjadikan DIY sebagai provinsi inklusi agar lansia dapat ikut serta dalam pembangunan Kota Yogyakarta. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Provinsi Yogyakarta, Sigit Alifianto, SE, MM, pun hadir dalam mewakili penanaman pohon sebagai simbolis dibukanya TLT (Taman Lansia Terpadu).

Bapak Budhi Hendro Prijono menerima penghargaan Juara Kedua dalam Lomba Lansia SMART

Pemenang Lomba Lansia SMART pun diumumkan dalam puncak peringatan HLUN 2021. Juara pertama diraih oleh Ibu Sarinah Wagiman sebagai dampingan dari CD Bethesda, kemudian untuk juara kedua diraih oleh Bapak Budhi Hendro Prijono sebagai dampingan RS Emanuel, dan juara ketiga diraih oleh Ibu Saptaning Budi Rahayu sebagai dampingan dari RSK Ngesti Waluyo.

Puncak Perayaan HLUN 2021 dihadiri secara langsung oleh kelompok lansia GKJ Pakem. Selain itu, untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama pandemi COVID-19, acara  dibagi menjadi dua tempat di dalam kompleks Wisma Bethesda. Seluruh kegiatan dalam acara HLUN 2021 ini diharapkan menjadi semangat yang mendorong para lansia dan juga generasi muda dalam mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan sejahtera di Indonesia. 

Related News

Read Also Similar Stories

Program SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action Through Cluster Mechanism/Penguatan ...

Kini, ia tidak lagi ragu menyuarakan pendapat ... Ia merasa ...

Tapanuli Tengah masih tahap pemulihan ketika Andi Joko Prasetyo pertama ...

YEU's Programmes & Events Publications

YEU publications provide comprehensive information about journeys, achievements, and activities that strengthen community resilience.