Berita

Kepedulian yang Paling Utama

14 November 2022

Juanda Ginting, relawan YAKKUM Emergency Unit (YEU) dalam tanggap kemanusiaan gempa di Tapanuli Utara, menyampaikan bahwa jadwal layanan distribusi Hari Selasa, tanggal 11 Oktober 2022 adalah Kecamatan Sipoholon. Rencana layanan tanggap darurat kali ini merupakan hasil koordinasi dengan HKBP Lumban Baringin di Sipoholon guna menyasar komunitas terdampak gempa di lingkungan gereja. Sebanyak 25 paket bantuan makanan didistribusikan di lokasi ini, dari total 450 paket yang direncanakan untuk didistribusikan di 4 lokasi.

Pasca distribusi, Juanda berkesempatan berbicara dengan Bapak Ungkap Parapat, salah satu penerima manfaat yang datang ke gereja HKBP. Pak Ungkap bercerita bahwa gempa besar (magnitudo M6,0 pada kedalaman 10 km) terjadi menjelang subuh pada tanggal 1 Oktober 2022, pukul 02.28 waktu setempat. Getarannya yang kuat langsung membuat listrik padam, sehingga Pak Ungkap dan keluarga sempat kesulitan bergerak ke luar rumah dalam kondisi gelap. “Karena keadaan mati lampu, kita agak lambat sedikit keluar rumah. Nyalakan HP untuk mencari senter, kemudian baru menuju ke luar rumah”, jelasnya.

Pak Ungkap menyampaikan jika hingga kemarin telah menerima beberapa jenis bantuan, termasuk dari pemerintah daerah. Bantuan-bantuan yang diterima ini tidak hanya memenuhi kebutuhan ragawi saja, namun lebih dari itu Pak Ungkap menyampaikan bahwa bantuan apapun jenisnya, telah mendorong semangat dan moral masyarakat. Lebih lanjut diceritakan, “Mungkin dari sisi nilai bantuannya cukup lah. Tapi yang paling kami butuhkan itu semangat untuk membantu, termasuk yang datang dari jauh untuk memberi bantuan.”

Selalu ada pembelajaran dari setiap peristiwa bencana, dan satu hal yang disampaikan Pak Ungkap menjadi refleksi, “Apapun bantuan yang saya terima saat ini, yang membuat saya senang adalah masih ada orang yang peduli dengan kita, itu yang paling utama.”

Pak Ungkap menjadi salah satu cerminan bahwa selalu ada pengharapan di setiap kondisi bencana. Pengharapan bahwa dimanapun dan dalam kondisi apapun, manusia senantiasa harus saling peduli untuk saling membantu dan mengangkat semangat sesama yang berkesusahan.

Mengakhiri perbincangan, Pak Ungkap bercerita harapan yang selalu dia selipkan dalam doa, supaya gempa-gempa segera berlalu supaya masyarakat dapat kembali beraktifitas, dan terus berusaha untuk selalu berpikiran positif.

Berita Terkait

Baca Juga Kisah Serupa

Program SEHATI (Strengthening Inclusion in Humanitarian Action Through Cluster Mechanism/Penguatan ...

Kini, ia tidak lagi ragu menyuarakan pendapat ... Ia merasa ...

Tapanuli Tengah masih tahap pemulihan ketika Andi Joko Prasetyo pertama ...

Dari Program hingga Event, Semua Tercatat

Publikasi YEU menghadirkan informasi lengkap tentang perjalanan, capaian, dan kegiatan yang memperkuat ketangguhan masyarakat.