“Ucapan adalah kekuatan: ucapan bertujuan untuk membujuk, mengubah, dan memaksa”
-Ralph Waldo Emerson-
Yogyakarta – IDEAKSI (Ide, Inovasi, Aksi, Inklusi) Indonesia Innovation Hub merupakan branding dari proyek Kemitraan untuk Inovasi yang Dipimpin Komunitas atau Community-led Innovation Partnership (CLIP) sejak Januari 2021. Tujuannya meningkatkan aksesibilitas, akuntabilitas, dan inklusi bagi kelompok berisiko seperti disabilitas, lansia, perempuan, dan kelompok termarjinalkan dalam tanggap darurat dan kesiapsiagaan bencana.
IDEAKSI melalui dukungan berbagai pihak yaitu Elrha, Start Network dan ADRRN Tokyo Innovation Hub memberi pendanaan dan dukungan bagi tim inovator lokal untuk menghasilkan solusi yang adaptif terhadap penanggulangan bencana.

Saat ini, sebanyak 15 kelompok inovator IDEAKSI 2.0 memasuki fase pertumbuhan (scaling-up). Salah satu nilai yang dipegang IDEAKSI sebagai penghubung inovasi adalah menyediakan ruang bertukar pembelajaran, pengetahuan dan media konsultasi. IDEAKSI terus berkomitmen untuk melakukan peningkatan kapasitas bagi para inovator lokal.
Pelatihan Cara Menjadi Fasilitator diselenggarakan pada hari Selasa, 23 Juli 2024, bertujuan untuk mengetahui cara-cara menjadi fasilitator dengan metode fasilitasi yang menarik, termasuk cara penyampaian materi dan penguasaan kelas. Pada akhirnya, inovator lokal diharapkan mampu menyusun rencana fasilitasi dan materi yang sesuai dengan target peserta dan dapat dilakukan dengan cara yang lebih interaktif.

Dari hasil pengujian sebelum dan setelah pelatihan, ditemui kenaikan sebesar 91,5% dari para peserta yang mampu menguasai teori dan praktik secara baik. Hal ini tentu tidak lepas dari peran narasumber profesional yang dihadirkan, Gideon Surya, yang merupakan pembicara yang memiliki keahlian di bidang public speaking dan pengembangan manusia.

Rencana tindak lanjut dan komitmen pascapelatihan adalah bagi para inovator untuk melanjutkan praktik dan pembelajaran dalam hal public speaking untuk menunjang penyebarluasan inovasi kemanusiaan dalam program IDEAKSI 2.0.
———-
Penulis: Desy Putri Ratnasari, Staf Informasi dan Komunikasi di Yogyakarta