Berita

Mengenal Subklaster LDR: Ruang Kolaborasi untuk Kelompok Berisiko dalam Penanggulangan Bencana

23 Agustus 2026
Koordinasi Sub Klaster LDR Sulawesi Tengah 19 Agustus 2026


Bayangkan sebuah bencana datang tiba-tiba. Di tengah kepanikan dan proses evakuasi, ada kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih, lansia yang mungkin sulit bergerak cepat, penyandang disabilitas yang memerlukan bantuan khusus, dan kelompok berisiko lainnya yang rentan terabaikan. Di sinilah peran penting Subklaster LDR dan YAKKUM Emergency Unit menjadi salah satu bagian yang mendukung keberadaannya.

Apa itu Subklaster LDR?

Subklaster LDR adalah ruang koordinasi pelayanan kemanusiaan dalam penanggulangan bencana yang secara khusus berfokus pada kelompok berisiko, yakni lansia, disabilitas, dan kelompok rentan lainnya. LDR sendiri merupakan kepanjangan dari Lansia, Disabilitas, dan Rentan lainnya. Namun, seiring berkembangnya prinsip inklusi, kata “rentan” kini diubah menjadi “kelompok berisiko lainnya” meskipun secara undang-undang, istilah “rentan” masih digunakan.

Mengapa Subklaster LDR ini ada?

Semuanya berawal dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang mengatur bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh. Tujuannya jelas: menggeser paradigma penanganan bencana dari yang bersifat reaktif menjadi antisipatif dan mitigatif lebih mengutamakan pencegahan daripada sekadar merespons setelah bencana terjadi.

Undang-undang ini juga menegaskan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan daerah, serta melibatkan berbagai pihak seperti masyarakat, media, akademisi, dan dunia usaha. Semua ini berjalan melalui tiga tahapan besar: prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana.

Untuk mewujudkan koordinasi yang efektif ini, Indonesia menerapkan sistem atau pendekatan klaster dalam penanggulangan bencana, sebuah mekanisme kolaborasi multipihak yang dirancang untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanganan bencana. Dari sistem inilah lahir Subklaster LDR, yang merupakan satu dari delapan subklaster dalam struktur Klaster Nasional Pengungsian dan Perlindungan (Klasnas PP). Keberadaannya ditetapkan melalui Pedoman Klaster PP Kementerian Sosial tahun 2022.

Siapa yang bisa bergabung?

Karena mengusung prinsip inklusi, Subklaster LDR terbuka bagi siapa saja baik individu, kelompok, organisasi, maupun lembaga yang memiliki kepedulian terhadap isu lansia, disabilitas, dan kelompok berisiko lainnya. Tidak ada batasan eksklusif; siapa pun yang peduli, bisa berkontribusi.

Apa tujuan Subklaster LDR?

Ada empat tujuan utama yang ingin dicapai melalui Subkaster LDR:

1.      Mendorong mekanisme informasi dan koordinasi yang lebih efektif antara Kementerian Sosial dan anggota subklaster LDR di setiap tahap penanggulangan bencana baik prabencana, tanggap darurat, maupun pascabencana.

2.      Mendorong kolaborasi dan kerjasama antar pihak yang setara dan saling menghormati, sebagai komitmen bersama untuk memastikan penanggulangan bencana berjalan terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh.

3.      Membuka peluang peningkatan kapasitas bagi lansia, disabilitas, dan kelompok berisiko lainnya.

4.      Memastikan kebutuhan spesifik kelompok ini terpenuhi, serta hak-hak mereka tetap terlindungi selama dan setelah bencana terjadi.

Apa peran Subklaster LDR?

Peran Subklaster LDR mencakup seluruh siklus bencana mulai dari fase prabencana, siaga darurat, tanggap darurat, hingga pascabencana. Di setiap fase ini, Subklaster LDR berperan besar dalam menghimpun koordinasi untuk memperoleh informasi terkait kesiapsiagaan serta upaya-upaya yang dilakukan oleh kelompok berisiko dalam menghadapi setiap tahap penanggulangan bencana.

Dengan adanya Subklaster LDR, harapannya tidak ada yang tertinggal dalam penanganan bencana, karena setiap orang, termasuk kelompok paling berisiko berhak mendapatkan perlindungan dan perhatian yang setara.

Berita Terkait

Baca Juga Kisah Serupa

Pada 18 Agustus 2026, tim YAKKUM Emergency Unit (YEU) tiba ...

“Anak-anak Sekolah Minggu perlu belajar tentang bencana sejak dini. Ketika ...

Foto 1: Presentasi mengenai bagaimana menganalisa data dari fasilitator BMKG, ...

Dari Program hingga Event, Semua Tercatat

Publikasi YEU menghadirkan informasi lengkap tentang perjalanan, capaian, dan kegiatan yang memperkuat ketangguhan masyarakat.