Kontribusi Perempuan Menuju Lingkungan Yang Berkelanjutan
Perubahan iklim menjadi perbincangan serius yang hangat untuk dibicarakan. Ancamannya tidak bisa disangkal, namun masih banyak orang yang meremehkan bencana berbahaya ini. Sebagai organisasi kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kebencanaan, YAKKUM Emergency Unit (YEU) ingin menyebarkan kesadaran masyarakat tentang perubahan iklim dan apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi dampaknya. Pada kasus ini, kami percaya perempuan dapat menjadi aktor perubahan dalam melakukan tindakan kecil yang berdampak besar.
Selama dua bulan terakhir, YEU bekerjasama dengan agensi Hiro Space memulai sebuah gerakan untuk meningkatkan peran perempuan dalam mengurangi perubahan iklim, dan tidak hanya itu, kampanye ini juga bermaksud memulai peningkatan kesadaran terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Tujuan ini dapat dicapai dengan sedikit kontribusi untuk melakukan perubahan oleh perempuan. Kami mengajak perempuan untuk menggunakan pembalut kain. Perempuan perlu terbebas dari paparan jangka panjang dari bahan kimia yang terkandung dalam pembalut sekali pakai[1]. Tidak hanya perempuan, seluruh elemen masyarakat juga perlu menyadari bahwa pembalut sekali pakai membutuhkan sekitar 500 hingga 800 tahun untuk dapat terurai. Kampanye terhadap lingkungan dalam kerangka penggunaan pembalut kain atau solusi berkelanjutan yang lebih baik harus didukung oleh seluruh lapisan masyarakat dan tidak dapat hanya menjadi tanggung jawab perempuan semata. “Dan mendobrak stigma tentang menstruasi, merupakan langkah kritis menuju masa depan lingkungan dan social yang lebih bijaksana”. Chris Bobel, seorang ahli menstruasi dari University of Massachusetts, Boston menyatakan demikian[2].
Sebagai permulaan, kami memperkenalkan tagar #PakePembalutKain sebagai panduan utama kami. Seluruh kampanye dilakukan secara digital melalui Instagram @hirospace_ dan @yakkumemergency dan akun Facebook YAKKUM Emergency Unit. Kampanye dimulai dengan menampilkan dampak negatif dari penggunaan pembalut sekali pakai terhadap lingkungan. Diikuti dengan memberikan alternatif lain untuk mengganti pembalut sekali pakai menjadi penggunaan pembalut kain. Pada tahap ini kami secara perlahan mengajak perempuan untuk menggunakan pembalut kain. Untuk menambah minat perempuan, kami menampilkan beberapa cerita pengalaman perempuan yang sudah beralih ke pembalut kain. https://www.instagram.com/tv/CASYmZggsNw/?igshid=1f99biqtpglc5
Tahap selanjutnya, kami menampilkan tutorial pembuatan pembalut kain.
https://www.instagram.com/tv/CAZRN4_H9ad/?igshid=13gls5io0x325 Kami percaya bahwa dengan menyediakan tutorial ini perempuan memiliki kebebasan dalam memutuskan kesehatan reproduksinya.
Untuk membangun interaksi dengan audiens, kami mengadakan sharing session dengan mengundang Biyung Indonesia sebagai pembicara. Sesi ini diadakan di Instagram Live @hirospace_ dan mendapatan 72 penonton. Kami juga mengadakan kuis kecil pada akhir sesi.

https://www.instagram.com/tv/CA2OKmVllTc/?igshid=1i4hmfo5pmg3w
Sebagai penutup kampanye, kami memberikan video tutorial cara merawat dan mencuci pembalut kain.
https://www.instagram.com/p/CBIeZ4tlmm1/?igshid=1bihy2lnfqh3p
Meskipun kampanye ini hanya memberikan kontribusi kecil dalam pengurangan dampak perubahan iklim, kami percaya bahwa kampanye ini akan menjadi awal yang baik. Sekali lagi, kami percaya bahwa perempuan dapat memengaruhi perempuan lain untuk mulai melakukan perubahan kecil pada kebiasaan mereka untuk memulihkan bumi.
Mari berkontribusi dengan mulai menggunakan pembalut kain! Kurangi limbah, masa depan lebih berkelanjutan.
Ini persembahan kecil kami untuk bumi tercinta.
Perempuan Indonesia #PakePembalutKain
[1] https://www.ehn.org/diapers-and-menstrual-pads-chemicals-2627099478.html