Bersyukur adalah Keterampilan Berta...

Ibu Wiwi Winarti (34) merupakan salah seorang penyintas gempa bumi Cianjur pada tanggal 21 November 2022, yang berasal dari Desa Gasol. Pada saat kejadian, Bu Wiwi bersama Imam (adiknya) dan ibunya sedang berada di teras rumah. Saat sedang duduk di teras tiba-tiba bangunan teras dan tembok tetangga sudah roboh menimbun dirinya dan Iwan. Bu Wiwi sama sekali tidak merasakan getaran gemp...

Pembelajaran Lintas Negara untuk Pe...

Workshop bersama para mitra dan donor CLIP (Kemitraan untuk Inovasi Berbasis Komunitas)1 pada 23 Januari lalu bisa dibilang sebagai event pertama yang saya ikuti di tahun 2023 bersama para relawan. PB Palma GKJ Ambarrukma2 merasa terhormat menjadi salah satu destinasi perkunjungan ini. Kami bersama para relawan sungai yaitu KPGW, Ambarsiaga, RMP, Regoll, dan Nologaten mempersiapkan...

Membantu Sesama untuk Bersiap Mengh...

Gambar. Bp Sulaiman (kiri) diwawancarai oleh salah satu staff infokom YEU di Lumajang.   Gunung Semeru adalah satu gunung api aktif di wilayah Provinsi Jawa Timur. Tercatat terdapat (3) tiga erupsi dalam waktu kurang dari lima tahun, yaitu pada tahun 2020, 2021, dan 2022. Letusan terbesar terjadi pada 4 Desember2021. Tepat satu tahun setelahnya, pada 4 Desember 2022, Gunung Sem...

Pejuang dari Talise dalam Mengelola...

Made Ros adalah salah satu dari sekian banyak pemulung (atau disebut pejuang) di Desa Talise. Ia merupakan salah satu penyintas gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah pada 2018. Kondisi pasca gempa dan tsunami memaksa Made Ros harus pindah dari Pantai Talise ke tempat penampungan. Namun hal ini tidak menghentikannya bekerja sebagai pemulung. Ia biasa berjalan kaki sejauh 1,8 km dan meng...

Kepemimpinan oleh Anak Muda dalam R...

Saat tanggap darurat bencana, peran seorang pemimpin sangat dibutuhkan untuk merangkul masyarakat untuk dapat saling mendukung dalam situasi yang sulit. Hal ini terlihat dari sosok Pipit Pitriadi atau yang lebih akrab disapa Pipit (27), seorang relawan YAKKUM Emergency Unit (YEU) dan koordinator di salah satu pos pengungsian di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Usia...

Pendidikan, Kolaborasi, dan Inovasi...

Indonesia adalah salah satu dari tiga negara paling berisiko1 dengan kerentanan pada cuaca ekstrem seperti banjir dan kekeringan, serta perubahan jangka panjang dalam hal ketinggian air laut, pergeseran pola curah hujan, dan kenaikan temperatur. Daerah Istimewa Yogyakarta tidak terkecuali dalam hal risiko ini. Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tingkat kejadian benc...

Menelusuri Jejak Kepemimpianan Pere...

Bagaimana penyandang disabilitas menghadapi bencana? Penyandang disabilitas termasuk dalam kelompok rentan saat bencana terjadi. Kebanyakan dari kelompok tersebut menghadapi berbagai tantangan dalam situasi sulit, terutama saat mereka ingin menyambung hidup menuju kemandirian selama masa pemulihan pasca bencana. Kesulitan tersebut juga dipicu oleh pandangan masyarakat yang masih menga...

Kisah Mak Ara dari Desa Talaga

Sore hari yang cerah di Kamis, 1 Desember 2022, tim tanggap kemanusiaan YEU mengunjungi tenda komunal di Desa Talaga, Kecamatan Cugenang. Tim melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kondisi, kebutuhan dan kesenjangan yang dialami masyarakat terdampak, baik di tenda komunal maupun di tenda rumah tangga. Seorang wanita tua terlihat berjalan di sekitar tenda dan mengajak tim masuk ke da...

Temui Sang Pemimpin Lokal Terpilih!

Namanya adalah Doddy Kurniawan Kaliri dari DIFAGANA DIY. DIFAGANA (Difabel Tanggap Bencana) DIY adalah suatu inisiatif kesiapsiagaan bencana dari komunitas difabel di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai pemimpin DIFAGANA di wilayahnya, Doddy juga memimpin suatu kemitraan inovasi bersama YAKKUM Emergency Unit (YEU). DIFAGANA DIY saat ini adalah salah satu tim inovator dalam program Com...

Mitra Kami

Media Sosial

@yakkumemergency
yakkumemergency