Latar Belakang

Keberhasilan pembangunan kesehatan di Indonesia salah satunya berdampak pada peningkatan usia harapan hidup dari 68,6 tahun pada tahun 2004 menjadi 70,8 tahun pada tahun 2010 dan diproyeksikan akan terus bertambah. Hal ini mengakibatkan peningkatan jumlah penduduk lanjut usia (lansia) secara signifikan di masa yang akan datang. Pada tahun 2010, persentase penduduk lansia di Indonesia mencapai 18,1 juta jiwa (7,6% dari total penduduk) yang berarti Indonesia mulai masuk dalam kelompok negara berstruktur tua (ageing population).

Implikasi ekonomi dari peningkatan jumlah penduduk lanjut usia adalah bertambahnya angka beban tanggungan. Pada tahun 2016 angka beban tanggungan Indonesia sebanyak 46%, artinya setiap 100 orang penduduk yang masih produktif akan menanggung 46 orang yang tidak produktif di Indonesia. Selain itu, lansia juga rentan terhadap masalah kesehatan (mengalami penyakit degeneratif), psikis (kesepian atau terabaikan), maupun secara sosial (ingin dihargai dan berkontribusi dalam masyarakat).

Kurangnya kesadaran mengenai kebutuhan lansia acapkali membuat lansia merasa terabaikan dan kurang dilibatkan dalam pelaksanaan program dan kebijakan pembangunan.

dan terkesan di singkirkan lansia tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan maupun pengambilan keputusan di wilayahnya.ia karena kUntuk merespons kebutuhan lansia kurang mampu, sejak tahun 2015, YEU dengan dukungan dari HelpAge International bekerja sama dengan pemangku kepentingan setempat telah mendampingi 19 Kelompok Lintas Generasi (KLG) yang berada di Jawa Tengah dan D.I.Yogyakarta.

KLG bertujuan untuk mengurangi lansia yang terasing dan kerentanan lansia dengan menciptakan jaringan dukungan sosial yang dikelola oleh kelompok masyarakat. Perlu sinergi antar pihak agar kesejahteraan lansia dapat benar-benar dipahami dan mendapat dukungan semua lapisan masyarakat, mulai dari lingkup terkecil yaitu dari keluarga lansia. Lingkungan di mana lansia tinggal kadang kurang memberikan suasana yang mendukung bagi kesejahteraan dan kontribusi lansia dalam masyarakat, baik karena kurangnya kepedulian, kesibukan, maupun karena keterbatasan akses informasi. Ada pula yang beranggapan bahwa lansia tidak perlu dilibatkan dalam kegiatan maupun pengambilan keputusan di wilayahnya. KLG juga bertujuan untuk mendukung pengembangan kapasitas lansia agar mereka mampu menolong diri sendiri, anggota masyarakat  dan lingkungan sekitar.

Tahun 2021 merupakan tahun keenam Program SANA berjalan. Banyak kerja sama maupun advokasi yang telah dibangun selama ini. HelpAge International akan mengadakan evaluasi terkait dengan program berikut supaya teridentifikasi pembelajaran – pembelajaran yang dapat digunakan dalam implementasi proyek yang akan datang.

Dokumentasi dan informasi mengenai Kelompok Lintas Generasi dan aktivitas-aktivitasnya dapat dilihat melalui kanal Youtube YAKKUM Emergency Unit atau melalui link di bawah ini.

1. Keunggulan dan Kunci Sukses KLG

https://www.youtube.com/watch?v=ZD7SdSVbYlM

2. Kebun Lintas Generasi Berseri

https://www.youtube.com/watch?v=hQplWQ-FxtQ

3. Aktif, Mandiri, dan Produktif : Pemberdayaan Lanjut Usia melalui Kelompok Lintas Generasi

https://www.youtube.com/watch?v=Rjq1KXlFXZw

4. Yu Ipah: Potret Lansia di Pedesaan

https://www.youtube.com/watch?v=zHPhqzSWdKs

Lingkup Kerja dan Kerangka Waktu

Evaluasi akan dipimpin oleh Evaluator dari Helpage International, assisten evaluator yang ada di Indonesia melaksanaan wawancara dalam Bahasa Indonesia, melakukan transcript dan menerjemahkan dalam Bahasa Indonesia – Bahasa Inggris dengan rentang waktu antara tanggal 26 – 30 April 2021.

  • Kegiatan
  • Deskripsi
  • Waktu

Pelatihan dan Koordinasi dengan Helpage

Helpage akan mengadakan pelatihan tools wawancara yang akan digunakan.

4 Jam (1/2 hari)

Wawancara

Wawancara dalam Bahasa Indonesia kepada 3 responden kunci dari Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Pengurus Kelompok Lintas Generasi dan Pemerintah Desa. Masing – masing responden akan membutuhkan waktu wawancara kurang lebih 1 jam.

4 Jam (1/2 hari)

Transcript Verbatim

Menuliskan kata per kata proses wawancara

2 hari

Penerjemahan Transcript

Terjemahan dalam Bahasa Inggris

2 hari

Wawancara mendalam dilakukan untuk melihat:

  • Perubahan baik positif maupun negatif, ditingkat individu maupun masyarakat sebagai dampak dari pendampingan yang dilakukan.
  • Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program.
  • Apa saja pengambilan keputusan atau tindakan yang mendukung keberhasilan atau kegagalan advokasi yang dilakukan program.
  • Apa saja pengaruh lokalitas (budaya, sosial, ekonomi, politik, geografis) dan peran pemangku kepentingan terhadap kesuksesan atau kegagalan/tantangan program
  • Bagaimana model kelompok lintas generasi dapat ditingkatkan
  • Pembelajaran yang diperoleh dari model pendampingan
  • Bagaimana HelpAge International belajar tentang kemitraan yang efektif dan mendukung mitra dalam advokasi hak-hak lansia.
  • Faktor kunci yang mempengaruhi keberlanjutan program dan kemungkinan untuk replikasi

Kriteria Assisten Evaluator

  1. Memiliki pengalaman dan pemahaman mengenai program, kebijakan dan anggaran terkait kelanjutusiaan.
  2. Memiliki keahlian inter-personal yang sangat baik
  3. Memiliki keterampilan mewawancara dan penggalian data
  4. Memiliki kemampuan berbahasa Inggris

Prosedur Aplikasi

Kirim daftar riwayat hidup dan surat penawaran kepada YEU melalui alamat email: yeu@yeu.or.id paling lambat 19 April 2021. Mohon cantumkan “Asisten Evaluator Kelompok Lintas Generasi” pada judul email.

 

Our Partners

Social Media

@yakkumemergency
yakkumemergency